Pengaruh Latihan Isometric Handgrip terhadap Peningkatan Kekuatan Otot pada Pasien Stroke Iskemik di Puskesmas Padang Bulan Tahun 2025

Authors

  • Enos Pelawi Stikes Siti Hajar
  • Maryaningsih Stikes Siti Hajar
  • Sulaiman Stikes Siti Hajar

Keywords:

Stroke iskemik, isometric handgrip, kekuatan otot, rehabilitasi

Abstract

Latar Belakang: Stroke iskemik sering menyebabkan hemiparesis yang berdampak pada penurunan kekuatan otot ekstremitas atas. Latihan isometric handgrip merupakan intervensi rehabilitatif sederhana yang berpotensi meningkatkan kekuatan otot pada pasien stroke. Tujuan: Menganalisis pengaruh latihan isometric handgrip terhadap peningkatan kekuatan otot pada pasien stroke iskemik di Puskesmas Padang Bulan Tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimental dengan pendekatan one group pre-test–post-test. Sampel berjumlah 25 pasien stroke iskemik yang dipilih dengan teknik total sampling. Intervensi dilakukan tiga kali seminggu selama empat minggu. Kekuatan otot diukur menggunakan Manual Muscle Testing (MMT). Analisis statistik menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil: Sebelum intervensi, sebagian besar responden memiliki kekuatan otot skala 2 (72%) dan skala 3 (28%). Setelah intervensi, terjadi peningkatan menjadi skala 3 (56%) dan skala 4 (44%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan yang signifikan antara nilai pre-test dan post-test (p = 0,000). Kesimpulan: Latihan isometric handgrip berpengaruh signifikan dalam meningkatkan kekuatan otot pada pasien stroke iskemik dan dapat direkomendasikan sebagai intervensi rehabilitasi di layanan kesehatan primer.

Downloads

Published

2026-02-14