Hubungan Nyeri Pinggang Bawah dengan Kualitas Hidup pada Lansia di Desa Sumoli, Sulawesi Tengah
Keywords:
nyeri pinggang bawah, kualitas hidup, lansia, nyeriAbstract
Latar Belakang: Nyeri pinggang bawah merupakan keluhan muskuloskeletal yang sering terjadi pada lansia dan berpotensi menurunkan kualitas hidup. Tujuan: Menganalisis hubungan nyeri pinggang bawah dengan kualitas hidup pada lansia di Desa Sumoli, Sulawesi Tengah. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain potong lintang dilakukan pada 33 lansia berusia ?60 tahun. Intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS), sedangkan kualitas hidup dinilai menggunakan kuesioner kualitas hidup. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Spearman. Hasil: Sebagian besar responden mengalami nyeri berat (63,63%) dan memiliki kualitas hidup kurang baik (84,84%). Uji Spearman menunjukkan hubungan yang bermakna antara nyeri pinggang bawah dan kualitas hidup (p=0,001; r=-0,542). Kesimpulan: Semakin tinggi intensitas nyeri pinggang bawah, semakin rendah kualitas hidup lansia.